Hal senada pula disampaikan oleh lima perwakilan tokoh lintas agama masing-masing Agama Kristen Protestan, Katolik, Budha, Hindu serta Khonghucu.
Menurut mereka, meski tergolong minoritas di Gorontalo, mereka dapat melaksanakan ibadah dengan aman, penuh kenyamanan tanpa ada satu gangguan apapun.
“Kami sebagai umat minoritas, mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Gorontalo yang telah memberikan jaminan keamanan kepada kami dari beribadah sampai dengan melaksanakan aktivitas sehari-hari,” tutur Pdt Meyske Repi yang tercatat sebagai tokoh Agama Kristen Katolik di Gorontalo.