Warga Enggan Direlokasi, Penanganan Banjir di Kota Gorontalo Hadapi Kendala

Antara
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan rombongan meninjau pekerjaan tanggul di Kelurahan Bugis Kota Gorontalo, Senin (20/9/2021). (Foto: Antara/Kominfo)

“Yang saya takutkan, anggaran besar ini tidak akan terserap dan malah akan kembali ke Jakarta. Sangat merugikan daerah dan pemerintah pusat akan menyalahkan kita karena minta minta anggaran, giliran sudah diberikan ternyata belum siap,” ujarnya.

Selain pekerjaan tanggul, Rusli juga menyoroti aktivitas warga yang masih membuang sampah ke sungai tersebut.

Bantaran sungai yang sudah dipenuhi sampah, akan menambah permasalahan banjir di Kota Gorontalo.

Gubernur akan mengundang warga setempat untuk berdiskusi pada Selasa (21/9), bersama unsur pemerintah kota dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II.

Rusli berharap warga yang terkena dampak pekerjaan tanggul bersedia direlokasi, terutama yang rumahnya sudah berada tepat di bibir sungai.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Rumah Warga di Bantaran Sungai Terbawa Longsor di Banyumanik Semarang

57 tahun lalu

Banjir Karawang Tak Pernah Selesai, Dedi Mulyadi Minta Warga Mau Direlokasi

57 tahun lalu

Tanggul Kalimalang Jebol, Ratusan Rumah di Karawang Terendam Banjir 

57 tahun lalu

Tanggul Jebol Picu Banjir Besar di Tanggamus, Ratusan Rumah Terendam

57 tahun lalu

Tolak Relokasi, Warga Rusak Fasilitas Taman Nasional Tesso Nilo Pelalawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal