Biasanya, kata Azis, warga hanya bisa menonton melalui televisi namun sekarang mendapat kesempatan bisa menyaksikan langsung meski hanya sesaat.
Dia mengharapkan peristiwa tersebut menjadikan TNI Angkatan Udara lebih dekat dengan rakyat dan pesawat-pesawat tempur yang dimiliki menjadi kebanggaan bagi generasi muda.
"Generasi bangsa di daerah ini pun perlu mengetahui bahwa Indonesia mempunyai alat-alat tempur canggih. Siapa tahu banyak yang tertarik dan termotivasi menjadi anggota TNI Angkatan Udara apalagi menjadi penerbang," ujarnya.
Komandan Satuan Radar 224 Kwandang, Mayor Lek Janner H. Silalahi, mengatakan, satu penerbangan Sukhoi SU'27/30 memang melintasi wilayah tersebut sekitar pukul 11.24 WITA.
Penerbangan itu, merupakan misi Combat Air Patrol dalam rangka pengamanan wilayah udara di Ambalat hingga Karang Unarang serta perbatasan utara NKRI, tepatnya di Laut Sulawesi.