Ini menurut wali kota, merupakan bentuk pengakuan dan kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah menciptakan sumber daya manusia hebat menuju Kota Tomohon yang maju dan sejahtera.
"Saya yakin melalui kegiatan ini akan menciptakan peluang-peluang konstruktif, inovatif serta kreatifitas masyarakat dari berbagai generasi sehingga Kota Tomohon menjadi lebih maju hebat dan sejahtera," katanya.
Melalui kegiatan ini kami berharap ada ide-ide kreatif yang akhirnya akan menjadi sebuah startup digital.
"Di Tomohon sudah ada Prezko yang beberapa hari lalu diresmikan. Hal ini juga adalah bagian dari visi-nisi kami mewujudkan Tomohon Smart City," ujarnya.
Sarana penunjang, sebut wali kota, sementara dirampungkan di mana jaringan nirkabel di setiap kelurahan ditargetkan rampung pada akhir 2021.
Selanjutnya, pada 2022 akan mulai menjangkau setiap lingkungan sehingga semua lapisan masyarakat dapat menikmati teknologi dan menciptakan startup lewat fasilitas ini.