Tradisi Pemakaman Suku Minahasa yang Unik: Jenazah Diletakkan dalam Batu Kotak Berongga

Inas Rifqia Lainufar
Tradisi pemakaman suku Minahasa (Foto: Indonesia kaya)

Setelah di posisikan sedemikian rupa, jenazah akan dihadapkan ke arah utara di dalam Waruga. Hal itu ternyata merupakan penanda bahwa nenek moyang suku Minahasa berasal dari utara.

Dulunya, tradisi pemakaman Waruga ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki status sosial yang tinggi. Namun seiring berkembangnya zaman, semua orang bisa menggunakan Waruga.

Hanya saja, pemerintah kolonial Belanda sempat melarang tradisi pemakaman ini karena dikhawatirkan penyakit yang dimiliki jenazah akan menyebar luas melalui celah kotak dari Waruga. Sebagai informasi, pelarangan tersebut bertepatan dengan berkembangnya wabah pes, tipus, dan kolera.

Dengan datangnya Belanda pula, tradisi pemakaman Waruga mulai terkikis secara perlahan. Kristenisasi menyebabkan orang-orang Minahasa mulai menguburkan jenazah di dalam tanah.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Orang Manado Keturunan Apa? Simak 4 Teori Asal Usul Nenek Moyang Suku Minahasa

57 tahun lalu

Kaesang Pakai Baju Adat Minahasa, Juara ke-4 Kostum Terbaik HUT RI di Istana

57 tahun lalu

Ragam Budaya Masyarakat Manado yang Bikin Takjub, Tarian hingga Makanan Khas

57 tahun lalu

9 Tradisi Unik Suku Minahasa, Nomor 5 Upacara Toki Pintu atau Antar Harta

57 tahun lalu

Peninggalan Budaya Suku Minahasa Bernama Waruga, Rumah Tempat Raga Kembali ke Surga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal