Tolak Pemakaman Covid-19, Keluarga PDP di Manado Ngamuk dan Ambil Paksa Jenazah

Arther Loupatty
Warga dan keluarga saat membawa paksa jenazah PDP Covid-19 dalam kamar mayat RSU Pancaran Kasih, Kota Manado. (Foto: iNews/Jefry langi)

Dia menjelaskan, masing-masing pasien Covid-19 yang meninggal ditangani sesuai agamanya.

"Kebetulan yang meninggal pasien beragama Muslim jadi kami menggunakan prosedur penanganan sesuai Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Muslim untuk kasus Covid-19," katanya.

Pada pasal 7 dalam Fatwa MUI tersebut, jenazah harus dimandikan, dikafani dan disalatkan pemuka agama. 

"RS kami punya kebijakan untuk memberikan insentif kepada yang mengurus jenazah karena ini bukan pasien Muslim pertama yang meninggal. Hal ini mengingat mereka menanggung risiko yang besar tertular dan wajib mengenakan APD lengkap level 3. Jadi per orang diberikan insentif Rp500.000," ucapnya.

Dalam kasus ini, yang memandikan, mengkafani dan menyalatkan hanya satu orang dari biasanya tiga orang sehingga masih ada tersisa dua insentif.

"Pegawai saya melapor bagaimana dengan dua insentif yang tersisa, lalu saya sampaikan berikan kepada siapa saja di situ dan kebetulan ada keluarga. Namun keluarga tak menerima dan justru terjadi salah paham. Kalau pun kami salah, kami minta maaf. Tapi dari lubuk hati yang terdalam kami hanya menjalankan kebijakan," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Kecelakaan di Wanea Manado Tewaskan Bayi 5 Bulan, Sopir Mobil Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Oknum Polisi Tersangka Tabrak Lari di Manado Dipatsus, Terancam 6 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Oknum Polisi Jadi Tersangka Tabrak Lari di Manado, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Manado usai Diguncang Gempa M 7,6, Warga Mulai Beraktivitas meski Trauma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal