Surplus Beras, Infrastruktur Pascapanen di Gorontalo Utara Mendesak Ditingkatkan 

Antara
Anggota Komisi II DPRD Gorontalo Utara, Deasy Sandra Datau. (Foto: Antara)

Padahal data Dinas Ketahanan Pangan setempat menyebut, dari tingkat ketersediaan beras, daerah ini mampu mencapai surplus.

Data BPS, menyebut surplus beras mencapai 22.617 ton, sedangkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat, menyebut berdasarkan jumlah penduduk di daerah ini sebanyak 126.834 jiwa, surplus beras mencapai 21.612 ton.

Maka yang tepat dilakukan kata Deasy, adalah menyentuh petani dalam pengolahan pascapanen.

Pemkab perlu membantu menyiapkan infrastruktur yang baik, seperti mesin penjemuran dan penggilingan berteknologi tinggi, agar beras yang dihasilkan dapat sesuai dengan permintaan pasar.

Beberapa wilayah kecamatan sebagai kantong produksi beras seperti Kecamatan Biau dan Tolinggula, diharapkan mendapatkan sentuhan bantuan tersebut.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tergiur Harga Murah, Pedagang Nasi Kuning di Kotim Tertipu Beli Beras Karung Isi Pasir

57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal