Sulut Ekspor 13,3 Ton Ikan Tuna dan Rempah-Rempah ke Jepang

Arther Loupatty
Penerbangan ekspor langsung diangkut dengan pesawat cargo Garuda Indonesia seri A330-200 dengan nomor penerbangan GA 8800 dari Bandara Sam Ratulangi Manado menuju Narita Jepang.(Foto: Bea Cukai)

“Selain itu biaya logistik lebih murah dan komoditas yang diangkut terjaga kualitas kesegarannya,” ujarnya.

Ekspor langsung ke Jepang pertama kali diluncurkan sejak 23 september 2019. Rutin dilakukan setiap pekan. Sejak pertama kali diluncurkan sampai dengan 16 Juni 2021 tercatat volume sebesar 599,7 ton dengan devisa yang diperoleh mencapai USD 5.155.536,65. 

Komoditas yang diangkut berupa ikan tuna dan rempah-rempah yang berasal dari beberapa daerah diantaranya Jakarta, Gorontalo, Maluku dan Makassar.

Terealisasinya direct call ekspor ini merupakan keberhasilan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai instansi antara lain Pemerintah Daerah Sulut, instansi vertikal di daerah, BUMN, asosiasi dan para pengusaha eksportir.

“Dengan adanya direct call ekspor udara Manado-Jepang ini diharapkan dapat mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional,” ujar Anshar. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Bea Cukai Jember Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Skala Besar Bernilai Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Mudik Gratis Kapal Perang Diserbu Pemudik, KRI Banda Aceh Angkut Ribuan Orang

57 tahun lalu

Arus Balik Lebaran, Penumpang Kereta di Stasiun Lamongan Tembus Ribuan Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal