“Kami yakin bila koperasinya pada disiplin, maka seluruh anggota akan sejahtera,” ucapnya.
Di Sulut, jumlah koperasi yang masih aktif mencapai 4.200-an per tahun 2019. Koperasi ini aktif memberikan pinjaman untuk usaha mikro bagi masyarakat yang ingin memulai usaha rumahan. Diskop akan melakukan pembinaan ulang untuk koperasi yang tidak aktif dan menemukan akar permasalahan.
Sesuai instruksi Gubernur Sulut Olly Dondokambey, koperasi merupakan lembaga ekonomi yang banyak membantu masyarakat kecil sehingga perlu untuk dibina dan disehatkan.
"Yang sudah tidak aktif, kami cari tahu dahulu permasalahannya. Bila mereka perlu bantuan pasti dibantu dan sehatkan. Tapi, dilihat dulu kadar kesulitannya,” kata Sorongan.