Setelah PHK 11.000 Karyawan, Meta Pangkas Tunjangan Mewah Karyawan Guna Efisiensi

Jeanny Aipassa
Mark Zuckerberg saat mengumumkan perubahan arah bisnis Facebook ke Metaverse. (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Perubahan kebijakan dilakukan Meta Platforms Inc (Meta). Setelah mengumumkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap lebih dari 11.000 karyawan, sejumlah tunjangan mewah untuk karyawan dipangkas guna efisiensi biaya. 

Bahkan CEO Meta, Mark Zuckerberg, juga mengatakan anggaran akan dikurangi termasuk beberapa tunjangan karyawan. 

Tak hanya itu, Mark Zuckerberg menyampaikan bahwa perusahaan akan mengurangi gedung atau kantor serta membekukan perekrutan karyawan baru hingga Maret atau pertengahan tahun 2023.

“Ini akan menambah perubahan budaya yang berarti dalam cara kami beroperasi. Perusahaan akan fokus pada sejumlah kecil area prioritas tinggi, termasuk kecerdasan buatan, periklanan, dan metaverse," kata Mark Zuckerberg, dalam surat pengumuman PHK Massal kepada karyawan, pada Rabu (9/11/2022). 

Mark Zuckerberg telah mengirim telegram bahwa Meta harus menekan biaya, dimulai dengan mengurangi banyak fasilitas mewah yang pernah dinikmati karyawan. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pabrik Kayu di Jombang PHK 1.000 Lebih Karyawan, Alasan Efisiensi

57 tahun lalu

Gelombang PHK Tembus 44.433 Pekerja, Jabar Penyumbang Terbanyak

57 tahun lalu

Stok BBM Makin Langka, Ancaman PHK Massal Hantui Pekerja SPBU Shell

57 tahun lalu

Pekerja Wisata Jabar Ancam Demo sampai Istana Presiden, Tuntut Larangan Study Tour Dicabut

57 tahun lalu

Hadapi Ancaman Gelombang Pengangguran, Perindo NTT Siapkan Program Anak Muda Berkarya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal