Sering Terjadi Konflik, Penambangan Batu Hitam di Gorontalo Mendesak Dituntaskan

Antara
Wagub Gorontalo Idris Rahim memberikan arahan pada FGD penanganan komoditi batu hitam di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo. (Foto: Antara/HO-Kominfo)

“Banyak yang berkomentar mengapa tidak punya izin tetapi lolos di pelabuhan? Ini yang perlu kita bahas pada FDG dan saya harapkan melahirkan rekomendasi yang menjadi solusi bersama. Saya minta kepada pengusaha jasa transportasi perairan, wajib memasukkan data komoditas yang akan dikirim melalui kapal laut,” tukasnya.

Terkait hal itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gorontalo Taher Laitupa menjelaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memeriksa dokumen.

Menurutnya KSOP hanya bertugas untuk kelancaran transportasi saja.

“Kami tidak punya wewenang memeriksa dokumen. Jika itu kami lakukan maka akan ada efek yang timbul. Silahkan kalau ada muatan yang dicurigai belum memiliki kelengkapan dokumen, dilaporkan ke pihak berwajib dan kita akan sama-sama membuka kontainer yang dicurigai itu,” ujarnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Tersangka Korupsi Tambang Batu Bara Ditahan Kejati Kaltim, ASN ESDM dan Pengusaha

57 tahun lalu

Polda Maluku Musnahkan 5.856 Liter Miras Hasil Razia di Pelabuhan

57 tahun lalu

Pria Tewas Ditikam Setelah Keluar dari Kafe di Bone Bolango, Pelaku dan Korban Mabuk

57 tahun lalu

Listrik di Banda Aceh Kembali Menyala, Disambut dengan Takbir

57 tahun lalu

Menteri Bahlil Targetkan Listrik Normal Total di Tapteng Jumat Mendatang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal