MANADO, iNews.id - Situasi pandemi covid-19 yang menghantam multisektor disiasati dengan berbagai terobosan. Salah satunya gebrakan ekspor komoditas andalan daerah yang dilakukan Gubernur Sulawesi UtaraOlly Dondokambey dengan menyasar pasar Jepang. Setelah produk ikan tuna, kini komoditas ikan nila dan rempah-rempah berhasil dikirim.
Ekspor dengan penerbangan langsung (direct call) menggunakan pesawat Garuda dari Bandara Sam Ratulangi Manado ke Bandara Narita, Jepang pertama kali dilepas oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey pada Rabu (24/9). Penerbangan kargo pertama itu menjadi kado di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Provinsi Sulawesi Utara.
”Saya mendapat kabar kalau penerbangan kedua tadi malam sudah mengangkut rempah dan ikan nila. Ini sangat baik dan menjanjikan untuk petani kita. Kita memang tidak menyerah saat pandemi dan terus menggenjot ekspor,” ujar Olly Dondokambey yang kini menjalani cuti gubernur saat dihubungi Kamis (1/10/2020).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Tineke Adam mengatakan, setelah komoditas ikan tuna, ternyata ada produk rempah-rempah sebagai kekayaan alam khas nusantara yang mulai mendapat permintaan dari Jepang.
“Ya memang kita lanjut terus. Kali ini lebih menjanjikan karena sudah masuk ke komoditas lain yakni ikan nila dan rempah. Sejak dilaunching Pak Gubernur Olly minggu lalu, ternyata animo makin besar memanfaatkan penerbangan langsung ini,” ujar Tineke di Bandara Sam Ratulangi Manado, Rabu (30/09/2020).