Anak bungsu dari enam bersaudara itu mengaku diejek teman-temannya sejak sekolah. Dia terpaksa berhenti sekolah di kelas 5 dan mulai membantu di toko kosmetik milik kakaknya sebelum membuka sendiri.
Beberapa waktu lalu dia mendatangi kantor polisi Kairana untuk meminta bantuan.
"Dia datang kepada kami sepekan lalu dengan permintaan untuk mencarikan pengantin. Dia mengatakan adalah tugas kami melakukan 'pelayanan publik' dan mencarikan mempelai perempuan untuknya. Kami tidak tahu harus berbuat apa. Tapi kita akan lihat apa yang bisa dilakukan," kata pejabat kepolisian, Satpal Singh.
Orangtua serta keluarga sudah berusaha mencarikan jodoh bagi Mansuri namun selalu gagal. Kali ini dia pun berikhtiar melalui polisi.
"Orang datang tapi karena tinggi badannya, mereka menolak," kata Kasif, kakak ipar Mansuri.