Pilih Mana Vaksin Sinovac atau Pfizer, Begini Tanggapan Dahlan Iskan 

Rahmat Fiansyah
Mantan menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone) 

Dahlan menilai, pandemi harus ditangani secara cepat sebelum jatuh banyak korban seperti Flu Spanyol. Kejadian tragis pada 1918 itu memakan korban hingga sepertiga penduduk dunia. Ilmu pengetahuan, kata dia, bisa menjadi solusi mengatasi krisis kesehatan akibat pandemi. 

Di bidang pangan, manusia telah menemukan cara mengatasi potensi krisis pangan. Caranya merekayasa pangan. Banyak produk mulai dari pupuk, kapas, kedelai hingga ubi jalar berhasil direkayasa. Kedelai hasil rekayasa (DMO) menjadi makanan impor yang sehari-hari dimakan masyarakat Indonesia.

 "Saya juga makan tempe dari kedelai modifikasi itu. Tapi kalau boleh memilih saya lebih senang makan tempe dari kedelai lokal. Lebih gurih. Dan yang pasti bukan hasil modifikasi gen," katanya. 

Pijakan yang sama diambil Dahlan menyikapi vaksin. Kalau ada pilihan yang bukan rekayasa atau modifikasi, tentu dia akan memilih untuk menghindarinya. Sikap tersebut, kata dia, juga banyak diambil banyak orang. 

"Yang anti modifikasi gen tanaman saja begitu banyak. Apalagi ini modifikasi gen manusia," kata mantan dirut PLN itu. 

Selain itu, menurut Dahlan, vaksin modifikasi cukup berisiko. Dia mencontohkan vaksin cacar yang merusak kulit di tempat disuntikkan. Meski begitu, dia yakin vaksinasi Covid tak merusak kecantikan seperti cacar.

 "Tapi vaksin yang berasal dari virus yang dilemahkan tetap lebih menarik bagi saya. Sejarah pemakaiannya sudah begitu panjang. Untuk begitu banyak wabah di masa lalu," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkuat Perekonomian Daerah, BRI Dukung Bazar UMKM Jelajah Kuliner Indonesia 2025

57 tahun lalu

Ratas di Kertanegara, Prabowo Minta Siapkan 2.000 Talenta Muda untuk di BUMN dan Swasta

57 tahun lalu

Prabowo Serahkan Aset Tambang Rp300 Triliun Rampasan Kasus Korupsi ke PT Timah di Babel

57 tahun lalu

2026, Pemerintah Siapkan Sanksi bagi Perusahaan Tak Laporkan Lowongan Kerja ke Kemnaker 

57 tahun lalu

KPK Soroti Persoalan Rangkap Jabatan yang Didanai Anggaran Negara, Wamen hingga Komisaris BUMN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal