GORONTALO, iNews.id - Pertamina Patra Niaga mulai menjalankan penerapan transaksi BBM berbasis sistem digital atau QR Code di Gorontalo. Hal tersebut untuk menjawab keresahan masyarakat akan penyaluran solar subsidi yang tidak tepat sasaran.
"Program yang mewajibkan konsumen pengguna solar subsidi bertransaksi menggunakan QR Code telah berlaku di Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Gorontalo," kata Area Manager Communication, Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, Selasa (14/3/2023).
Fahrougi menegaskan, apabila tidak memiliki QR Code tetap akan dilayani dengan volume maksimal hanya 20 liter per kendaraan per hari. Dan secara berkala akan tidak dilayani lagi apabila tidak memiliki QR Code.
"Mulai hari ini, transaksi solar JBT di seluruh SPBU se-Gorontalo dan se-Sulawesi Barat wajib menggunakan QR Code yang diperoleh melalui subsiditepat.mypertamina.id," ucap dia.
Fahrougi mengimbau kepada masyarakat Gorontalo yang belum memiliki QR Code agar segera mendaftarkan kendaraannya melalui tiga cara yakni, pertama, daftar dari mana saja dan kapan saja melalui web subsiditepat.mypertamina.id.