Pengamat: Utang Indonesia Sudah Masuk Lampu Merah!

Rina Anggraeni
Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies), Bhima Yudhistira.

JAKARTA, iNews.id - Pada kuartal I-2021, utang luar negeri Indonesia sebesar 415,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau mendekati Rp 6.000 triliun. Utang sebesar itu dinilai sudah masuk kategori "lampu merah".

Menurut Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies), Bhima Yudhistira, hal itu terlihat dari beberapa indikator risiko utang luar negeri Indonesia yang cukup riskan. 

Dia mengungkapkan, ada beberapa cara melihat risiko utang luar negeri. Pertama, kemampuan bayar utang pemerintah dilihat dari perbandingan antara beban bunga utang dibagi dengan penerimaan pajak.

Berdasarkan data APBN 2021, lanjutnya, rasio antara beban bunga utang sudah mencapai 25 persen dari target penerimaan pajak. 

"Ini menandakan porsi bunga utang sudah terlampau membebani anggaran. Apalagi ditengah rasio pajak yang terus menurun diperkirakan hanya 8-8,1 persen pada 2021. Tentu ini sudah lampu merah harusnya," kata Bhima Yudhistira, saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (7/6/2021).

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Pemotor Guru Perempuan di Magetan Adang Bus Terobos Lampu Merah

57 tahun lalu

Viral! Motor Terbakar di Lampu Merah Maros, Diduga Korsleting saat Bonceng Tiga

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 4 Pemudik Motor di Lampu Merah Cirebon, 1 Orang Tak Sadarkan Diri

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Lamongan, 3 Truk Bertabrakan di Lampu Merah

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Cikampek, Truk Tabrak 12 Kendaraan di Lampu Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal