Pemprov Sulut Targetkan Angka Stunting di Bawah 14 Persen Tahun 2024

Antara
Kepala Disdukcapil Sulut Lynda Watania. (Foto: Antara/HO-BKKBN Sulut )

"Kemitraan ini untuk mengatasi stunting dalam bentuk pemberian bantuan dengan sasaran anak bayi di bawah lima tahun terutama pada keluarga prasejahtera," ujarnya.

Begitupun dengan program lainnya, Dapur Sehat Atasi Stunting sebagai langkah pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko tengkes.

"Program ini dilakukan melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang dapat dipadukan dengan kontribusi dari beberapa mitra terkait," katanya.

Data yang dirilis Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021, angka prevalensi stunting di Sulut masih cukup tinggi yakni sebesar 21,6 persen.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangkalan Fokus Perbaikan Gizi Anak, Muhammad Mosleh: Peran Komunitas Jadi Kunci Tekan Stunting 

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah di Lebak Stunting Berat karena Keterbatasan Ekonomi, Kondisinya Mengenaskan

57 tahun lalu

Mandiri Sahabat Desa Fokus pada 200 Keluarga Risiko Stunting di Yogyakarta

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Posyandu Mawar Desa Ransang Terima Bantuan Susu dan Vitamin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal