“Angka itu di luar dari proyek penunjukan langsung yang berada di beberapa satuan perangkat daerah. Intinya, pembangunan di Kabupaten Minahasa Tenggara terus dilaksanakan meski sempat melambat karena adanya pandemi Covid-19,” jelasnya.
Dalam proses tender ini kata dia, diutamakan adalah transparansi dan dapat diakses publik sebagai bentuk keterbukaan informasi.
"Setiap pelaksanaan tender paket pekerjaan dilaksanakan secara terbuka, dan dapat diakses oleh pihak manapun, dan tidak ada yang disembunyikan," ujarnya.
Proses pengadaan mendapat pengawasan langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Kami juga mendapat pengawasan langsung dari pihak berwajib, karena sistem kami sudah terintegrasi dengan KPK," ujarnya.