Dia berharap pengelola gereja dan masjid bisa menyediakan fasilitas yang sesuai protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, pengukur suhu badan, dan cairan disinfektan untuk disemprotkan di ruangan seusai ibadah.
"Seperti di GMIM Sion Wioi kami telah siapkan semua. Ini sesuai hasil rapat dengan badan pekerja sehingga jemaat menyiapkan anggaran untuk fasilitas dan perlengkapan protokol kesehatan," ujarnya.
Selain itu, ibadah di bagi empat tahap. Setiap selesai ibadah, dilakukan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Jemaat yang hadir juga harus mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan, diukur suhu badan, dan duduk sesuai dengan petunjuk berdasarkan pengaturan pihak gereja.