Pemerintah Diminta Salurkan Beras Impor, Harga di Pasar Belum Turun

Advenia Elisabeth
Pedagang beras di Pasar Paniki Bawah, Mapanget Manado. (Foto: Cahya Sumirat)

JAKARTA, iNews.id - Harga beras diprediksi akan turun dalam dua minggu seiring penyaluran beras impor ke pasar tradisional. Pemerintah diminta konsisten dalam operasi pasar agar harga stabil.

"Sekitar dua minggu ini lah. Pemerintah segera keluarkan saja beras impornya, jangan ditahan-tahan karena kemarin hampir sebulan berhenti operasi pasarnya," ujar Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi), Sutarto Alimoeso,saat dihubungi, Selasa (7/2/2023).

Karena tidak konsisten itulah yang menyebabkan naik. Jadi kata dia jangan bolong-bolong kalau sudah operasi pasar harus terus seperti di pasar Cipinang, tapi harus dikontrol harganya.

Menurut dia, fenomena kenaikan harga beras akhir-akhir ini terjadi karena distribusi beras impor ke pasar-pasar tidak berkesinambungan. Hal itu terlihat dari operasi pasar yang tidak dilakukan terus-menerus.

Dia mengatakan, selain distribusi beras impor, panen raya yang akan dimulai pada Maret hingga April mendatang juga dapat berkontribusi menurunkan harga beras. Diharapkan, pada saat panen raya tiba tidak terjadi hambatan sehingga beras-beras penggilingan petani bisa terdistribusi dengan baik.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pasar Atas Payakumbuh Terbakar, Pedagang Panik Selamatkan Barang-Barang

57 tahun lalu

Terungkap Penyebab Kebakaran Hanguskan 140 Kios di Pasar Serbalawan Simalungun

57 tahun lalu

Tragis! Pekerja Bangunan Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pasar Among Tani Kota Batu

57 tahun lalu

Tertangkap Curi Sekarung Bawang Merah di Pasar, Pria di Gowa Diamuk Warga

57 tahun lalu

Kebakaran di Pasar Central Medan, Pedagang Panik Berhamburan ke Luar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal