Pedagang: Penjualan Daging Sapi Tidak Terpengaruh PMK Ternak  

Antara
Seorang pedagang memotong daging sapi pesanan pembeli di Pasar Sentral, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (27/5/2022). (Foto: Antara)

Pedagang lainnya, Fery, mengaku penjualan daging sapi memang menurun pasca Lebaran, yang dulunya sehari memotong hingga dua ekor sapi, kini berkurang menjadi satu ekor saja.

Sebelumnya, dokter hewan dari Balai Karantina (Barantan) Provinsi Gorontalo, Kristina Dwi Wulandari mengatakan, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak tidak akan menular ke manusia.

"Virusnya bukan zoonosis, jadi tidak menular ke manusia," kata Kristina.

Tetapi tingkat penularan dari satu hewan ke hewan lain sangat tinggi, hingga 100 persen yang dapat menyebabkan hilangnya otonomi ternak yang sangat tinggi.

“Sementara kita tahu bahwa ternak merupakan sumber pangan di kita, khususnya Provinsi Gorontalo bisa disebut sebagai sumber ternak, karena kita sering mengirimkan sapi untuk pasokan ke Kaltim dan Kaltara,” ujarnya.

Dijelaskan, PMK merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan menyerang organ pencernaan, kemudian juga pada kuku.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Warga Jember Tertipu Tabungan Daging Jelang Idulfitri, Pengelola Kabur Bawa Rp500 Juta

57 tahun lalu

2 Kapal Bawa Daging Ilegal dari Singapura Ditangkap di Kepri, Modus Disamarkan Muatan Ikan

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pria di Pagaralam Nekat Jual Daging Kucing ke Warga, Ratusan Ekor Dijagal

57 tahun lalu

Viral! Pria di Pagaralam Jagal Ratusan Kucing, Daging Dijual Rp100.000 per Kilogram

57 tahun lalu

Karantina Sulut Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Daging Celeng di Pelabuhan Bitung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal