Selain itu, kata Budi, ada korban meninggal dunia bernama Mashadi Dulkodir (61). Selain satu meninggal dunia, peristiwa itu juga memaksa 1.000 warga Kecamatan Balongan mengungsi.
Mereka mengungsi ke tiga lokasi, Pendopo Kabupaten Indramayu, Kompleks Perumahan Pertamina Bumi Patra, dan Islamic Center Indramayu.
"Kami bersama aparat TNI dan Polri mengevakuasi warga ke tempat lebih aman. Warga yang mengungsi sebanyak 1.000 jiwa. Mereka menempati Islamic Center Indramayu, GOR Kompleks Perumahan Pertamina Bumi Patra, dan Pendopo Indramayu," kata Budi.
Kebutuhan mendesak saat ini, ujar Budi, warga membutuhkan makanan siap saji dan air minum.
"Hingga saat ini api masih menyala dan warga sekitar kilang sudah diungsikan semua," ujar Budi.
Sebelumnya, Kilang Pertamina Balongan RU VI terbakar dan meledak pada Senin (29/3/2021) sekitar 01.05 WIB. Kebakaran dan ledakan itu diduga seementara disebabkan oleh kebocoran tangki dan dipicu sambaran petir.