Ngeri, 2 Calon Presiden Negara Ini Diperlakukan Tak Manusiawi saat Jalani Hukuman

Umaya Khusniah
Ilustrasi rumah tahanan (foto: Sindonews)

AS mengutip pelanggaran hak asasi manusia di Nikaragua ketika menolak mengundang Presiden Daniel Ortega ke KTT Amerika minggu ini di Los Angeles.

Genser mengatakan kliennya hanyalah dua dari lebih dari 180 tahanan politik yang hak-haknya telah disalahgunakan dalam satu tahun terakhir.

Maradiaga dan Chamorro adalah kandidat presiden yang berusaha mencalonkan diri melawan Ortega. Mereka ditangkap dalam gelombang penahanan politisi oposisi.

Pada bulan Februari, kedua pria itu masing-masing dijatuhi hukuman 13 tahun karena konspirasi untuk merusak integritas nasional Nikaragua.

Bersama istri mereka, Victoria Cardenas dan Berta Valle, Genser menuduh pemerintah negara itu mengubah Nikaragua dari demokrasi yang rapuh menjadi kediktatoran.

Sayang hingga saat ini pemerintah Nikaragua tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPP Partai Perindo Gelar Konsolidasi di Sulut, Bahas Target dan Strategi Pemenangan Pemilu

57 tahun lalu

Pilkada 2024, Bawaslu Bangka Barat Terima Laporan Dugaan Politik Uang

57 tahun lalu

Pilkada 2024, KPU Bangka Barat Siapkan 339 TPS

57 tahun lalu

14 Daerah di Jatim Gelar PSU, Bawaslu Pantau Langsung demi Tegakkan Keadilan Pemilu

57 tahun lalu

Begini Reaksi Bawaslu DIY saat Dihadiahi Kerupuk Melempem Award dari Demonstran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal