"Jadi kami minta tolong jatah vaksin untuk Kota Bitung ditambah,” ujarnya.
Selain itu, yang ikut dalam vaksinasi Covid-19 anak ada 200 orang siswa sekolah, terdiri dari siswa tingkat SD sebanyak 55 orang dan tingkat SMP ada 145 orang.
Namun kata dia, yang mendaftar di meja registrasi sudah lebih dari 200-an siswa yang jumlah sementara mencapai 300-an orang lebih.
“Nah, ditambah dengan adanya vaksinasi Covid-19 anak-anak ini, maka jatah 5.000 vaksin tidak akan cukup,” ujarnya.
Menanggapi permintaan Maurits itu, gubernur menyatakan siap untuk menambah pasokan sesuai dengan usulan permintaan demi percepatan proses vaksinasi di kabupaten/kota se-Sulut.
“Tidak usah khawatir, kalau stok vaksin kurang laporkan saja nanti kami tambah. Begitu juga kalau kekurangan tenaga kesehatan,” kata Olly.