Mengenal Johan Cruyff, Peletak Dasar Gaya Tiki Taka di Barcelona

Reynaldi Hermawan
Johan Cruyff Saat Masih Bermain bagi Barcelona (foto: Blaugrana)

Aliran bola cepat dari kaki ke kaki dengan pergerakan pemain yang terstruktur efektif memecah konsentrasi pemain lawan dalam melakukan marking, cara main inilah yang kemudian sukses mengantarkan Barca-nya Guardiola merengkuh 14 gelar juara baik domestik maupun internasional. 

Setelah Guardiola hengkang pada pertengahan 2012, sentuhan tiki-taka di Barca mulai pudar seiring bergabungnya beberapa pelatih antara lain Tito Vilanova, Luis Enrique, dan Ernesto Valverde. 

Kehadiran Quique Setien sebagai pelatih baru pada Januari lalu dinilai banyak orang bisa mengembalikan ciri khas permainan Barca, tiki-taka. Dari tiga pertandingan terakhir bersama mantan pelatih Real Betis itu Barca mencatatkan rataan penguasaan bola lebih dari 88 persen, dengan jumlah operan per laga mencapai lebih dari 250 passing

Dalam wawancara dengan Sports, Setien mengaku dirinya terinspirasi oleh sosok Johan Cruyff, termasuk dalam urusan taktik permainan.    

“Sampai saya melihat Barcelona era Cruyff, saya tidak terlalu memikirkan taktik. Saya hanya masuk ke lapangan dan bermain,” kata Setien kepada Sport.

Editor : Kastolani Marzuki
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal