Mengenal Johan Cruyff, Peletak Dasar Gaya Tiki Taka di Barcelona
Dalam perjalanan menuju tangga juara, Barcelona sempat menghancurkan musuh bebuyutan Real Madrid dengan skor 5-0 di Santiago Bernabeu, 17 Februari 1974. Cruyff menyumbang satu gol pada laga itu.
Setelah pensiun, pria kelahiran Amsterdam 1947 itu kembali ke Barcelona pada 1988, kali ini dia memikul tanggung jawab sebagai pelatih. Dia menangani Pep Guardiola dan kawan-kawan dengan gaya sepak bola menyerang mirip Total Football.
Strategi tersebut membuat Blaugrana berjaya dan berhasil meraih empat trofi La Liga dan satu Liga Champions (1991) dalam rentang 1988-1996. Itu merupakan kali pertama piala Barca meraih trofi Si Kuping Besar sepanjang sejarah klub.
Pondasi permainan total football ala Cruyff kemudian dimodifikasi oleh anak didiknya, Pep Guardiola, yang resmi menangani Barca sebagai pelatih pada 2008-20112.
Di bawah asuhan Guardiola, Lionel Messi dan kawan-kawan terkenal punya cara main cantik, dimana seorang pemain dalam situasi membangun permainan bisa berperan sebagai pengoper dan pemantul bola dalam skema yang akrab dikenal sebagai tiki-taka.