“Saya merasa bahagia, karena ini baru pertama kali saya temukan di Indonesia ketua dewannya beragama Konghuchu. Ini membuktikan keanekaragaman masyarakat Sulawesi Utara berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika terus terjaga. Inilah Sulut Hebat, ini akan menjadi contoh tamansari Indonesia yang beraneka ragam tapi kita tetap satu,” kata Sumarsono 2016 silam.
Andrei pada waktu itu juga menegaskan perbedaan keyakinan, suku dan ras tak jadi halangan untuk mengabdi.
"Ini menunjukkan Sulut sebagai daerah yang menghargai pluralisme, tidak ada dikotomi mayoritas dan minoritas," kata Andrei usai menjalani prosesi pelantikan pada waktu itu.
Pada Periode 2019-2024, Andrei kembali terpilih sebagai anggota DPRD Sulut dalam Pemilu 2019. Dia berhasil mempertahankan posisi Ketua DPRD Sulawesi Utara setelah kembali ditunjuk DPP PDI Perjuangan.
Pada 2020, Andrei mengundurkan diri karena maju sebagai calon wali kota Manado.