Dia menjelaskan, turis China masih mendominasi masuk ke Manado. Walaupun secara data masih minus 50 persen dari tahun 2019 sebelum pandemi, hampir dipastikan sudah mulai bergerak naik dengan masuknya China Southern Airlines.
Saat ini maskapai China Southern beroperasi 2 kali dalam seminggu yaitu Selasa dini hari dan Minggu dini hari.
Hal ini momen istimewa bagi Manado sebagai destinasi pariwisata dunia selain Bali dan merupakan langkah penting dalam memperkuat konektivitas udara dengan China dan negara-negara lainnya.
"Kami berharap ke depan pesawat dari Guangzho menjadi setiap hari karena Bandara Sam Ratulangi dalam hal ini sudah siap dengan kapasitas terminal 6 juta penumpang dan operasional 24 jam serta memiliki 22 parking stand,” ujar Minggus.