Kucing kemudian berkata kepada tikus, "Karena badan kita kecil, kemampuan lari kita tidak cepat, kita harus bangun tidur lebih cepat."
"Kerbau biasaanya bangun lebih pagi. Kita minta kerbau untuk membangunkan kita pada hari perlimbaan," kata kucing.
Tikus gembira dengan usulan kucing. Pada hari perlombaan, sebelum matahari terbit, kerbau menepati janjinya membangunkan tikus dan kucing. Kerbau juga berbaik hati membolehkan kucing dan tikus naik ke atas badan besarnya.
Perjalanan menuju sungai pun dilalui oleh kucing, tikus, dan kerbau. Setibanya di pertengahan sungai, tikus yang merupakan hewan cerdik dan penuh perhitungan tiba-tiba mendorong kucing hingga ke jatuh ke sungai.
Saat itu kerbau tidak mengetahui hal tersebut. Dia hanya fokus pada pertandingan, sehingga tidak merasakan kucing tak lagi di tubuhnya karena telah jatuh ke sungai.