Kisah Sukses Penjual Pisang Molen di Minahasa Utara, Bisa Bangun 2 Rumah 

Subhan Sabu
Rahmat Santoso (49) di lokasi jualannya. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

Selama dua bulan dia belajar membuat adonan, sehingga menjadi kue molen yang lezat untuk dinikmati. Saat dirasa sudah mampu membuat adonan, dia kemudian membuka usaha sendiri di depan Unklab, Airmadidi.

“Awalnya menggunakan gerobak, di depan Unklab. Pada 2016 lalu,” ujarnya.

Dia merasa bersyukur, karena pada awal membuka usaha, sambutan dari masyarakat cukup bagus. Molen mini yang dijualnya Rp500 selalu habis terjual. Pundi-pundi rupiah pun didapatnya.

"Pembeli terus berdatangan karena bentuknya yang mini, serta tentu saja rasanya yang lezat," katanya.

Setelah kondisi usahanya telah stabil, barulah kemudian dia memboyong keluarganya untuk ke Manado. Usahanya dari tahun ke tahun terus berkembang, hingga saat ini memiliki 10 tenan yang tersebar di beberapa gerai Alfamart dan tempat lainnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Hebat di Banjarbaru, 5 Rumah dan 6 Motor Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Kebakaran Rumah di Semarang, Kakek 95 Tahun Tewas Terjebak Api

57 tahun lalu

Kronologi Suami di Grobogan Viral Belah Rumah gegara Menduga Istri Selingkuh

57 tahun lalu

Viral Suami di Grobogan Ngamuk Belah Rumah gegara Istri Diduga Selingkuh

57 tahun lalu

Tanah Bergerak Rusak 6 Rumah di Pandeglang, Warga Mengungsi ke Tempat Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal