Kementan Sebut Stevia dan Porang Komoditas Andalan Ekspor Sulut ke Depan

Cahya Sumirat
Irjen Kementerian Pertanian, Jan S Maringka saat melihat perkebunan tanaman Stevia dan Porang di Tondano. (Foto: Humas Karantina Pertanian)

"Kami juga berharap Karantina Pertanian ikut membantu investor, membantu petani agar mampu memenuhi standar kebutuhan ekspor, termasuk di dalamnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan komoditas ini," harapnya.

Begitupun dengan komoditas tanaman Porang, yang sementara dikembangkan di Sulawesi Utara serta sementara membangun pabrik olahan menjadi tepung. 

Saat ini kapasitas butuh lahan untuk pengembangan komoditas ini seluas 1.500 hektare, namun yang baru terpenuhi sekitar 200 hektare.

"Masih butuh lahan cukup luas, 200 hektare ini sudah terdaftar ke teman-teman pelaku usaha," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perum Bulog Salurkan 2.491 Ton Beras SPHP di Jatim, Tersebar di 828 Titik 

57 tahun lalu

Profil Fadjry Djufry Putra Daerah Dilantik Jadi Pj Gubernur Sulsel, Profesor Riset Kementan

57 tahun lalu

Wow, Pesantren di Sipirok Tapsel Ekspor Perdana Kopi ke Brunei Darussalam

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 4 Orang Komplotan Pencurian Sepatu Ekspor di Majalengka

57 tahun lalu

Momen Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani Bajak Sawah Gunakan Traktor di Merauke

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal