Kementan Dukung Pengembangan Serat Abaka di Kepulauan Talaud Jadi Komoditas Ekspor Unggulan Sulut

Arther Loupatty
Pengembangan serat Abaka mendorong peningkatan kesejahteraan petani yang membudidayakan komoditas tersebut. (Foto: Barantan)

Selaku Irjen Kementan, dia akan berkordinasi dengan jajaran Dirjen di Kementan agar solusi petani di Talaud ini dapat terpecahkan. 

"Sebenarnya harga mesin pemintal tersebut relatif murah, semoga bisa dipenuhi oleh Kementan," katanya.

Dia optimistis, apabila pengembangan serat Abaka ini dioptimalisasi akan mendorong peningkatan kesejahteraan petani yang membudidayakan komoditas ini. 

"Saya sudah sampaikan juga ke Bupati Talaud dan Kepala Dinas Pertanian Talauf, agar pengembangan serat Abaka ini menjadi prioritas Pemda Talaud," ujar Jan Maringka.

Kementan akan membantu dan dia juga minta agar Karantina Pertanian Manado untuk terus mengawal agar serat Abaka ini dapat menjadi komoditas ekspor unggulan dari Sulawesi Utara.

Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan Saragih berharap dukungan dari Irjen Kementan dapat segera terealisasi agar serat Abaka kembali dapat diekspor.

"Permintaan pasarnya sudah ada terutama ke Jepang," ucap  Donni.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut, Petani di Lampung Barat Tewas Ditembak dan Dibacok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal