Kemal mengaku jika Jasa Raharja telah melakukan identifikasi 10 titik rawan kecelakaan yang ada di kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
"Ada 10 titik rawan kecelakaan di Gorontalo yang didapatkan dari aplikasi kami dan aplikasi lalu lintas," bebernya.
Menurutnya, banyak kecelakaan terjadi karena beberapa hal, di antaranya jalanan yang rusak, tidak ada penerangan pada malam hari dan kendaraan yang parkir sembarangan di bahu jalan.
Lokasi rawan kecelakaan yang berada di Kabupaten Gorontalo di antaranya di Kecamatan Tibawa, Limboto, Pulubala, Limboto Barat dan Paguyaman.
Untuk Kota Gorontalo berada di Kecamatan Kota Utara dan Kota Barat, Kabupaten Boalemo di Kecamatan Tilamuta, sedangkan Kabupaten Pohuwato di Kecamatan Paguat.
"Mudah-mudahan menjadi perhatian mereka untuk sama-sama kita melayani masyarakat Gorontalo, dari kami ya kami menekan angka kecelakaan," ucap Kemal.
Rapat koordinasi Fotum LLAJ itu menghadirkan perwakilan dari Polri, pemerintah daerah, Organda, akademisi, pemerhati lalu lintas dan unsur lainnya.