Jembatan Ambruk akibat Banjir, Warga di Bolmong Pakai Rakit untuk Menyeberang

Koran SINDO
Rakit yang dimanfaatkan warga Desa Kosio untuk menyeberangi sungai usao jembatan penghubung ambruk akibat banjir. (Foto: Istimewa)

Pemandangan inilah yang dilihat yang terjadi usai Jembatan Kosio ambruk diterjang arus sungai saat banjir besar melanda Bolmong pada Jumat (24/7/2020).

Data BPBD Bolmong, Desa Kosio ini terdampak paling buruk bencana banjir tersebut. Putusnya jembatan sebagai salah satunya akses warga untuk keluar masuk kampung kini lenyap. Padahal jembatan ini berperan penting dalam mobilitas warga dan perekonomian.

Seorang warga Roni Ering mengatakan, pembuatan rakit ini merupakan spontanitas dari warga di kedua desa bertetangga akibat jembatan yang ambruk. Tujuannya membantu warga yang ingin menyeberang karena jembatan tak dapat dilewati.

“Usulan warga dibuat rakit untuk fasilitas penyeberangan sehari setelah banjir terjadi,” kata Ketua Pemuda Desa Kosio Barat tersebut.

Kendati kegiatan ini merupakan swadaya masyarakat, penumpang yang ingin menggunakan jasa rakit bambu untuk menyeberang, dikenakan biaya jasa penyeberangan. Maklum saja, rakit tersebut masih menggunakan sepenuhnya tenaga manusia.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal