Indonesia masih Negosiasi agar Jemaah Umrah Tak Perlu Vaksin Booster

Dominique Hilvy Febriani
Arab Saudi sudah mengakui Sinovac namun perlu booster (Foto: Istimewa)

“Saat ini kami sedang mempersiapkan teknis pemberangkat umroh. Misalnya kordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk standarisasi sertivikat vaksin dan standarisasi PCR. Juga integrasi peduli lindungi dengan tawakalna milik Saudi." katanya.

Selain itu, Arifin juga menyebut kelompok yang diprioritaskan untuk berangkat umroh adalah jemaah yang pernah tertunda keberangkatannya dan jemaah yang menenuhi persyaratan protokol kesehatan serta administrasi lainnya.

“Kelompok yang diprioritaskan berangkat adalah jamaah umroh yang tertunda dan siap berangkat dengan protokol kesehatan serta biayanya,” ucapnya.

Arifin mengatakan secara keseluruhan total jemaah umroh yang belum diberangkatkan sebanyak 59.000 lebih. “Saat ini yg sudah daftar umroh belum berangkat ada 59.000 lebih,” tuturnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria di Malang Kirim Pekerja Migran Ilegal Bertahun-tahun, Korban Disiksa di Arab Saudi

57 tahun lalu

Visa Petugas Haji Dibatalkan, Embarkasi Medan Pastikan Pelayanan Jemaah Tak Terganggu

57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Wisatawan Arab Saudi Tewas usai Jetski Terbalik Diterjang Ombak di Palabuhanratu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal