Gubernur yakin apabila penyelenggaraan manajemen ASN sudah tertata baik, maka para ASN akan bekerja lebih baik, karena merasa pemerintah sudah melaksanakan sesuai prosedur yang ada.
Gubernur juga menyinggung perbaikan kinerja dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat yang cepat dan tepat.
Pemprov Sulut, kata Gubernur pula, terus meningkatkan penerapan digitalisasi dalam setiap aspek dan sistem di dalamnya, karena setiap aspek dan sistem yang dijalankan ASN merupakan pintu masuk untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi seluruh kinerja antarperangkat daerah.
"Saya kira inilah hal-hal yang menjadi tugas tanggung jawab kita, karena memang visi misi Provinsi Sulut adalah dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia," katanya menambahkan.
Dari sepuluh visi misi pemerintahan saat ini, menurut Gubernur Sulut ke- 12 tersebut, yang paling utama adalah peningkatan sumber daya manusia.
"Ini berdampak juga dalam manajemen ASN Provinsi Sulut dan seluruh kabupaten/kota, karena mutasi dan koordinasi ASN yang ada di kabupaten/kota berjalan dengan baik," katanya pula.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Kepala Kantor Regional XI BKN Dedi Heti, Penjabat Sekdaprov Praseno Hadi, Wali Kota Kotamobagu, Wali Kota Tomohon, Wakil Wali Kota Tomohon, serta para pejabat lingkungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.