"Hingga laporan ini disusun, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan," kata Abdul Muhari.
Gempa bumi itu memiliki parameter dengan koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur pada kedalaman 17 kilometer.
Pusat gempa berada sekitar 52 kilometer tenggara Melonguane, 124 kilometer barat daya Pulau Karatung, 165 kilometer timur laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, serta 319 kilometer barat laut Ternate, Maluku Utara.
Guncangan gempa dirasakan kuat selama kurang lebih 20 hingga 30 detik di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. Dampak getaran tersebut menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat, yang sebagian memilih keluar rumah untuk menyelamatkan diri.