Sementara, ekonomi Sulut triwulan I-2020 dibandingkan triwulan IV 2019 melambat 12,48 persen. Dari sisi produksi, hal ini disebabkan efek musiman, di antaranya berakhirnya perayaan keagamaan dan menyambut tahun baru serta dimulainya kegiatan konstruksi.
"Selain itu, dampak dari pandemi Covid-19 mulai dirasakan sejak triwulan I-2020," katanya.
Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai komponen ekspor barang dan jasa yang tumbuh sebesar 3,25 persen.