"Kita akan mendorong itu untuk bukan dipercepat tapi sesuai dengan prosedur saja mereka akan istilahnya memproses itu sesuai prosedur saja gitu sampai selesai dan sampai pelakunya tertangkap karena sudah beberapa kali dan kejadian ini," tambahnya.
Untuk itu dia berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti yang dialami oleh korban yang merupakan Mahasiswi di salah satu universitas terkenal di Kota Manado.
"Korbankan asalnya dari luar untuk sekolah di sini, jadi saya akan hadir setiap ada kasus-kasus seperti ini, kami dari RPA khususnya Relawan perempuan dan Anak Perindo," ujarnya.
GH sendiri mengalami pelecehan di mana ada seseorang yang merekam dirinya saat sedang mandi di salah satu tempat kos di Manado.