"Presiden dalam setiap kesempatan mengatakan perubahan perilaku adalah keniscayaan. Kita tidak tahu kapan Covid-19 akan berakhir. Karena itu, kita harus mampu beradaptasi dengan Covid-19 ini," ujarnya.
Dia berharap, setiap daerah mengedepankan kearifan lokal sehingga tokoh-tokoh daerah hingga tingkat RT/RW diikutsertakan. "Semakin besar pelibatan masyarakat, maka semakin efektif dalam penanganan Covid-19," katanya.
Virus corona, menurut dia, menular bukan melalui hewan seperti flu babi atau flu burung, tetapi melalui manusia. Dari manusia kemudian menular ke orang-orang di sekitar termasuk orang-orang terdekat.
"Karena itu, dengan penjelasan yang lebih merakyat, bahasa yang lebih mudah dipahami, bahasa yang mudah dicerna. Saya yakin kalau sekarang 27 persen, ke depan pasti akan berkurang," ujarnya.