Dituduh Militer Kongo Bantai 50 Warga Sipil, Kelompok Pemberontak Membantah

Umaya Khusniah
Angkatan bersenjata Republik Demokratik Kongo mengatakan pemberontak M23 dan sekutu membantai 50 warga sipil di kota timur Kishishe pekan ini. (Foto: Reuters)

KINSHASA, iNews.id - Pemberontak M23 dan sekutu dituduh telah membantai 50 warga sipil di kota timur Kishishe pekan ini. Namun tuduhan angkatan bersenjata Republik Demokratik Kongo mengatakan langsung dibantah oleh kelompok M23.

"Gerakan M23 menolak tuduhan tak berdasar yang dibuat terhadap mereka di Kishishe," kata juru bicara politik kelompok itu, Lawrence Kanyuka, dalam sebuah pernyataan.

Dia menjelaskan, M23 telah mengingatkan masyarakat internasional dan nasional jika mereka tidak pernah menargetkan penduduk sipil.

Diketahui, tentara Kongo dan milisi pimpinan Tutsi, M23 terlibat pertempuran selama berbulan-bulan di timur negara itu. Masing-masing menuduh pihak lawan  yang memulai serangan.

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan seorang diplomat AS juga mengatakan, mereka memiliki informasi tentang pembunuhan warga sipil pada Selasa di Kishishe, provinsi Kivu Utara. Namun mereka tak memberikan rincian hanya menyerukan penyelidikan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

Oknum Polisi Tembak Warga di Waena, Kapolresta Jayapura: Diproses Pidana dan Etik

57 tahun lalu

Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Ikut Terlibat Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor

57 tahun lalu

7 Personel Polda Sulut Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah, Ini Nama-namanya

57 tahun lalu

Nobar Pidato Prabowo di PBB, Titiek Soeharto Speechless

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal