GORONTALO, iNews.id- Distribusi minyak goreng curah ke kabupaten dan kota terkendala armada pengangkut yang masih minim. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo meminta pemda kabupaten dan kota menyediakan armada, agar distribusi bisa lebih cepat dan mudah di tiap daerah.
“Kami sudah menghubungi pemkab dan pemkot masing-masing, untuk menyiapkan mobil tangki tambahan. Kendala kita memang di angkutan, karena dimuat dari pabrik di Mamuju Sulbar, jadi setiap minggu hanya 20.000 liter yang masuk. Sementara target distribusi sebulan satu juta liter,” kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo Risjon Sunge, Minggu (10/4/2022).
Risjon mengungkapkan minyak goreng curah yang masuk pada Sabtu (9/4) sebanyak 20.000 liter, yang dialokasikan khusus untuk masyarakat Kecamatan Kabila Bone dan Bone Pantai di Kabupaten Bone Bolango.
Total minyak goreng yang sudah disalurkan sebanyak 90.000 liter, yang terdiri dari 80.000 liter minyak goreng curah dan 10.000 liter minyak goreng kemasan sederhana.
“Satu dua hari ke depan kami akan berangkatkan lima mobil yang kapasitasnya lima ribu liter. Jadi akan memuat 25 ton, ditambah yang sementara beroperasi 20 ton. Kalau ditotalkan bisa jadi 45 ton setiap minggu yang akan masuk,” katanya.