DBD di Sangihe Meningkat, 189 Kasus selama Januari-Juli 2022  

Antara
Nyamuk Aedes aegypti, vektor (pembawa) wabah demam berdarah dengue (ilustrasi). (Foto: Okezone)

"Fogging atau pengasapan sudah kami lakukan di beberapa lokasi kelurahan yang ada di Kota Tahuna guna membasmi nyamuk dewasa," kata dia.

Pemerintah kabupaten kata dia mengimbau masyarakat untuk ikut berperan membasmi jentik nyamuk penyebab DBD.

Menurut Handry Pasandaran, DBD sangat berhubungan dengan kebersihanlingkungan, sehingga masyarakat diminta untuk membersihkan lingkungan masing-masing.

"Kami mengajak semua masyarakat agar tetap membersihkan lingkungan masing-masing termasuk gerakan 3 M yaitu, menutup, menguras dan menimbun wadah yang dapat mempercepat perkembangbiakan nyamuk," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dinas Kesehatan daerah Norce Kaemba, mengatakan penyakit DBD disebabkan oleh nyamuk dan berkembang biak di air bersih melalui wadah, diantaranya kaleng bekas dan sampah plastik.

"Kami berharap kerja sama dengan pemerintah kelurahan atau kampung untuk mengajak masyarakat supaya melakukan pembersihan lingkungan agar nyamuk dapat diberantas sampai dengan jentik-jentiknya," ujarnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Warga di Depan Kantor Gubernur Sumut, Desak Penutupan Perusahaan Rusak Lingkungan

57 tahun lalu

Ratusan Warga Geruduk Proyek Smelter PT CNI, Nyaris Bentrok dengan Petugas

57 tahun lalu

Contoh Pidato Jangan Buang Sampah Sembarangan, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

57 tahun lalu

Tanam Mangrove Bersama Next Hotel, Pemuda Bantul: Penting Jaga Ekosistem dan Tanah Muara

57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal