Cerita IRT di Minut, Tinggalkan Dunia Perbankan dan Raih Sukses dari Jualan Cilok

Subhan Sabu
IRT muda asal Minut Liani Tiara Gabriela Mahda yang meninggalkan dunia perbankan dan sukses membuka usaha cilok. (Foto : MPI/Subhan Sabu)

Dan ternyata benar, usaha tak akan mengkhianati hasil. Setelah pandemi mulai berakhir, anak-anak kembali ke sekolah, usaha yang dibukanya mulai ramai. Sebab tempatnya membuka usaha di salah satu tenan minimarket yang dekat dengan sekolah SMP dan SMA sehingga banyak pembeli.

Cilok yang dia jual seharga Rp1.000 pun laris manis. Pundi-pundi rupiah mulai terkumpul sehingga pada waktu itu, pendapatannya dari menjual cilok mencapai Rp750.000 hingga Rp800.000 per hari. Jumlah tersebut tentu membuatnya terus mengucapkan rasa syukur.

“Pada saat itu, memang saya bersyukur dengan hasil yang diperoleh dari menjual cilok,” ucapnya.

Dengan banyaknya permintaan, Liani mengaku harus menyiapkan bahan baku 15 kilogram per hari untuk membuat cilok dalam jumlah banyak. Dia tak pernah kesulitan karena bekerja dengan hati senang serta kebutuhan bahan baku selalu tersedia, termasuk tuna.

”Untuk bahan baku saya tak pernah kesulitan, karena cukup tersedia. Saat ini saya hanya pesan, langsung tersedia.” tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wanita Obesitas di Situbondo Terperosok Septic Tank Sedalam 4 Meter, Evakuasi Dramatis!

57 tahun lalu

IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok

57 tahun lalu

Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris

57 tahun lalu

Gempa Bumi Hari Ini Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane Sulut

57 tahun lalu

Daftar Wilayah yang Rasakan Gempa Bitung Magnitudo 5,8, Manado sampai Ternate

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal