Bupati Akui Alih Fungsi Lahan jadi Penyebab Parahnya Banjir di Boalemo

Antara
Salah satu perbukitan yang berubah menjadi kebun di Kabupaten Boalemo. (Foto: Antara)

GORONTALO, iNews.id - Bupati Boalemo, Hendriwan mengakui alih fungsi lahan yang sebelumnya hutan menjadi area perkebunanjagung menjadi penyebab parahnya banjir bandang pada Sabtu (17/12/2022). Kondisi tersebut sudah berlangsung lama.

​​​​​​Menurut Hendriwan, bentang alam Kabupaten Boalemo dipenuhi perbukitan dan pegunungan. Namun kebutuhan pertanian monokultur dengan komoditas jagung telah membuat warga terpaksa mengubahnya menjadi kebun.

"Proses tersebut telah berlangsung lama, sehingga areanya semakin meluas. Banyak bukit yang tadinya hutan sekarang berubah jadi kebun, kelerengan yang curam juga memperparah banjir,” kata Hendriwan di Gorontalo, Kamis (22/12/2022).

Menurut dia, banjir juga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur di area tangkapan air. Bagian hulu yang telah berkurang tutupan lahannya tidak dapat menahan air, sehingga mengalir ke arah hilir dengan cepat.

“Ada intake di bagian atas yang jebol, tidak mampu menampung air,” kata Hendriwan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal