MANADO, iNews.id - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Utara Gorontalo (Sulutgo) telah membeli 2.350 ton beras dari para petani di Sulut. Realisasi penyerapan beras petani itu terdata sejak Januari hingga Juni 2020.
Beras lokal tersebut dibeli Bulog dari beberapa kabupaten di Sulut. Bulog paling banyak memasok dari Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Tenggara.
"Kami akan berupaya menyerap semua yang akan dijual petani ke Bulog, berapapun akan kami beli," kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut Eko Hari Kuncahyo di Manado, Rabu (24/6/2020).
Eko mengatakan, hingga pertengahan tahun ini, realisasi penyerapan beras memang tidak sesuai dengan target. Ini dipengaruhi kondisi di SulutGo yang bukan daerah produksi beras.
Adapun harga beli gabah telah diatur di Inpres Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah. Untuk harga pembelian Gabah Kering Panen (GKP) dalam negeri dengan kadar air maksimum 25 persen dan kadar hampa maksimum 10 persen Rp3.700 per kilogram (kg) di petani, atau Rp 3.750 per kg di penggilingan.