BPJN Sulut telah mengantisipasi potensi-potensi bencana yang mungkin terjadi dengan menyiagakan peralatan dan personel hingga daerah kepulauan.
"Pokoknya kita siap memobilisasi peralatan ataupun personel bila terjadi longsor ataupun pohon tumbang, kita siap," ujarnya.
Di ruas jalan Tomohon-Manado pada Kamis (17/11) ada dua titik longsor yang sempat menutupi sebagian badan jalan, tak jauh dari Rumah Makan Risoma dan simpang tiga menuju Warembungan-Sea, Kabupaten Minahasa.
Beberapa titik longsoran kecil juga terjadi meskipun tidak menutup badan jalan.
"Kami mengoperasikan satu wheel loader, dumb truck, enam personel dan satu operator saat membuka ruas jalan yang tertutup longsor. Terima kasih kepada para pihak yang membantu kami sehingga lalu lintas sudah berjalan baik," sebut Kasatker PJN I Sulut Julianti Manu didampingi Asisten Peralatan dan Korlap Penanggulangan Bencana Alam PJN Wilayah I Marchiano Lumentut.
Dalam mengantisipasi puncak musim hujan ini, BPJN Sulut menyiagakan peralatan, antara lain dumb truck sebanyak lima unit, ekskavator (dua unit), backhoe loader (tiga unit, satu unit di Kepulauan), wheel loader (enam unit, satu unit di kepulauan), dan motor grader (tiga unit, satu unit di kepulauan).