Sejak ditutupnya pendakian menuju ke kawah Tompaluan pada pekan lalu, belum terlihat adanya aktivitas masyarakat yang melakukan pendakian menuju kawah salah satu gunung api aktif di Sulut itu.
Lokasi depan jalan arteri di Kelurahan Kakaskasen I, sekitar Gereja Katolik yang biasanya menjadi titik kumpul saat akan naik maupun turun, tidak terlihat adanya aktivitas pendaki yang biasanya didominasi pemuda-pemudi.
PVMBG sebelumnya juga mencatat terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik didominasi gempa permukaan yang bisa memicu letusan dan diperkirakan lokasi terdampak hanya di sekitar kawah.
Di satu sisi, kawah Tompaluan, saat ini menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat lokal atau pun mancanegara karena dapat diakses dalam beberapa jam dari ruas jalan arteri.