BI-TPID Tingkatkan Strategi Jaga Inflasi jelang HBKN di Sulut

Antara
Kepala BI Sulut Andry Prasmuko. (Foto: Antara)

Untuk mengendalikan inflasi, BI Sulut, kata Andry telah menyumbang 350 bibit bawang, rica (cabai) dan tomat (barito) yang disebar di kabupaten dan kota.

“Kami juga membantu pupuk yang dapat digunakan cukup untuk tiga bulan. Bahkan BI juga memberikan pendampingan, dengan harapan gaungnya dapat dirasakan masyarakat,” katanya. 

Adanya gejolak harga bahan pangan yakni beras yang terjadi belakangan ini, katanya, sesuai fakta yang ada, Sulut tidak mengalami kekurangan stok, karena di pasar sejatinya tersedia dalam jumlah cukup.

Agar harga tidak tinggi, BI mendorong untuk melakukan sidak pasar yang bekerja sama dengan Bulog secara intensif.

"Sebagaimana yang telah dilakukan di Kotamobagu. Strategi ini, harapannya dapat direplikasikan di seluruh kabupaten dan kota,” katanya.

Ia mengatakan, untuk mempertajam strategi, semua permasalahan tidak hanya terletak pada ketersediaan stok dan permintaan. Tetapi juga berkaitan dengan psikologis dari penjual dan pembeli, yang juga harus dijaga.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Pria Hilang sejak Lebaran Ditemukan Tewas di Atap Masjid di Brebes

57 tahun lalu

Pemkot Madiun Berangkatkan 350 Pemudik Balik Gratis ke Jakarta dan Surabaya

57 tahun lalu

Jemaah Tarekat Syattariyah di Ponorogo Gelar Salat Idulfitri Lebih Awal

57 tahun lalu

Geger! Warga Cirebon Ditangkap usai Produksi Uang Palsu Rp12 Miliar di Rumah

57 tahun lalu

H-5 Lebaran, Ribuan Pemudik Padati Stasiun Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal