Lulus S1, Riqi meneruskan pendidikan S2 dan lulus. Semuanya dijalani dengan suka cita dan mendapat beasiswa karena hafalan Alquran dan pengetahuan ilmu agama yang terus ditekuninya itu.
"S2 saya beasiswa dari pemerintah Jawa Barat. S1 juga seperti itu, dan banyak ikut lomba dari hafal Alquran. Saya pergi umrah juga dari hafalan Alquran. Ada banyak sekali manfaatnya," katanya.
Kehidupan rumah tangga sejak 2019, membuat Riqi mandiri. Dia lalu mengajar homeschooling di An Nashr Islamic School, Ciputat, dan menumpang tinggal di rumah mertua, Jurangmangu Timur.
Saat pembukaan calon imam masjid di UEA dibuka, Riqi sudah mulai melirik. Tetapi, saat seleksi pertama dibuka dirinya absen. Baru pada peluang yang kedua, dirinya ikut mendaftarkan diri.
Melihat kemampuan Riqi, tidak sulit bagi dirinya untuk mengikuti ujian seleksi. Dari sekira 200 orang calon imam yang mendaftar dari seluruh Indonesia, Riqi berhasil lolos dan terpilih sebagai imam.